Cara Budidaya Singkong


Cara Budidaya Singkong.Singkong termasuk tanaman tropis dan dapat hidup di lahan yang kering, batangnya
berkuku-kuku berwarna kuning, ada juga yang berwarna merah tua, daunnya bertulang berbentuk seperti jari dan
bertangkai panjang. Akarnya brbentuk umbi, umbi itulah yang kita ambil untuk diolah. Sebagai bahan olahan, singkong
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, seperti: tepung tapioka dan makanan ternak.

Berikut ini Cara Budidaya Singkong:
Pengolahan Tanah
-Tanah berat, tanah dibajak atau dicangkul satu kali. Selanjutnya diberi pupuk kandang
 dan kemudian dibuat bedengan.
-Tanah ringan, tanah dibajak atau dicangkul 1-2 kali, selanjutnya diberi pupuk kandang
 secukupnya.
-Tanah miring, harus dipertahankan terasiringnya untuk mencegah erosi.

Penyediaan dan Penggunaan Bibit Unggul
Bibit singkong dapat diambil dari bibit/stek batang yang baik yang berumur antara 8-12 bulan. Bibit dari stek
diambil dari bagian tengah batang (ujung dan pangkal pohon dibuang) dengan ukuran panjang stek 20-25 cm.

Perbaikan Pola Tanam
Untuk meningkatkan produksi singkong agar mencapai hasil yang diharapkan, maka perlu adanya penerapan
perbaikan pola tanam. Perbaikan pola tanam terbagi dalam 3 golongan,  yaitu:
Golongan I  : Ditanami singkong varietas yang berumur pendek dengan masa panen 9-10 bulan.
Golongan II : Ditanami singkong varietas yang bermasa panen 11-12 bulan.
Gelomban III:Ditanami singkong Mukibat dengan masa panen lebih lama antara 12-18 bulan.

Cara Menanam Bibit
Batang singkong/ stek ditanami 1/3(sepertiga) bagian pada tanah lahan yang telah digarap hati-hati,
jangan sampai batang ditanam terbalik. Apabila telah berumur 2-3 bulan, baru dangir atau di siangi.

Pemupukan
Pada tanaman sistem golongan, setiap hektar memerlukan pupuk : urea 150 kilogram, TSP 75 kilogram dan KCL 50
kilogram. Pada tanaman sistem tumpangsari, memerlukan urea 100 kilogram, TSP 50 kilogram dan KCl 34 kilogram
unntuk setiap lahan ukuran 1 Ha.

Cara Yang Baik Untuk Mencabut Singkong Saat Panen
Cara mencabut yanng baik batang singkong, usahakan tegak lurus dan dicabut perlahan-lahan, usahakan juga umbi
singkong jangan sampai patah atau terkelupas kulitnya.

Singkong  Mukibat
Umumnya singkong biasa tiap pohon menghasilkan 1,5 kg umbi. Cara meningkatkan produksi singkong yang
ditemukan oleh Pak Mukibat dan Satrawi dapat meningkat bisa menjadi 10 kg. Umbi atau per hektarnya mencapai
66 ton umbi.
Untuk membuat singkong Mukibat, ikuti petunjuk berikut ini:
1.Siapkan pohon singkong Mukibat. Potonglah sepanjan 25 cm. Bagian ujung daun dan pangkal singkong itu dibuang
  saja, karena tidak cukup bagus untuk dipakai ssebagai calon bibit.
2.Kemudian siapkan juga pohon singkong Karet, ambil mata titik tumbuhnya dengan cara menyayat dengan pisau yang
  tajam sampai terbawa sedikit kayunya. Lalu kayunya dibuang perlahan-lahan jangan sampai merusak kulit dan mata
  tumbuhnya.
3.Mata tumbuh kayu singkong tadi (3-4 mata) ditempelkan ke batang singkong yang matanya telah dikuliti. Ukurannya
  disamakan sehingga mata kayu singkog Karet pas ditempelkan pada kayu singkong Mukibat, ikat dengan tali rafia.
4.Setelah diikat, segera tempatkan pada tempat yang sejuk, usahakan jangan sampai terkena air karena akan
  membuat busuk dan menggagalkan usaha.
5.Cara seperti di atas, disebut sistem okulasi. Kalau tumbuh tunas pada batang bawah sebaiknya di buang saja,
  tetapi kalau tuna tumbuh pada bagian yang diokulasi b erarti usaha tersebut berhasil dan bibit siap siap untuk
  di tanam.

Pemeliharaan
Pemeliharaan sangat penting untuk memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu perlu dijaga supaya tanaman tidak
tergenang oleh air hujan karena singkong umumnya mudah busuk jika saja di genangi air dalam waktu 2-3 hari saja.
Rumput sekitar tanaman juga perlu di siangi dan tanah sekitar juga perlu digemburkan agar pembentukan umbi dapat
sempurna. Setelah 12-13 buulan, pohon singkong jenis Mukibat dapat dipanen.

Baiklah, itu saja yang dapat saya sampaikan silahkan dicoba/mempraktekkannya. Sekian blog dari saya apabila ada salah kata mohon dimaafkan...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Budidaya Singkong"

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya jika ada pertanyaan silahkam berkomentar di bawah ini